cincin kawin
BISNIS

Simak Yuk Penjabaran Cincin Nikah di Bawah Ini!

Menuju jenjang pernikahan tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan, bukan?  Setidaknya ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan dengan matang agar kedepannya tidak ada penyesalan. Bagi Anda yang ingin melanjutkan ke jenjang pernikahan tentu akan melewati beragam proses, sebut saja salah satunya adalah memilih cincin kawin.

Memilih cincin nikah adalah satu hal sementara menyematkan cincin adalah hal lainnya. Seperti diketahui ada banyak ragam perbedaan pendapat tentang di aman sebaiknya cincin nikah disematkan: di tangan kiri atau tangan kanan?

Rupanya ada tradisi unik dari berbagai negara tentang penyematan cincin yang menjadi simbol ikatan cinta antara dua insan. Jika di negara barat, perempuan yang telah melakukan pernikahan, akan meletakkan cincin pertunangan di tangan kiri lalu ditumpuk dengan cincin perkawinan. Sementara itu berbanding terbalik dengan yang dilakukan oleh wanita di negara Eropa. Kebanyakan mereka mengenakan cincin perkawinan di tangan kanan pada jari manis.

  • Yunani Kuno

Pada masa Yunani kuno, kebanyakan orang mempercayai bahwa letak pembuluh darah ada di jari manis pada tangan kiri dan langsung menuju ke bagian hati. Kepercayaan inilah yang kemudian menyebabkan pembuluh darah pada jari manis disebut dengan Vena amoris atau disebut juga sebagai vein of love. Itu sebabnya, untuk menyatakan cinta atau melamar perempuan idaman, kebanyakan laki-laki akan meletakkan cincin pada jari manis di tangan kiri.

cincin kawin
cincin kawin
  • Arab

Bagi kebanyakan warga Arab, menyematkan cincin biasanya dilakukan pada jari manis yang ada pada tangan sebelah kiri. Biasanya untuk cincin yang diberi hiasan batu sebagai mata cincin, posisi batu akan diletakkan di bagian bawah telapak tangan. Penyematan cincin pada tangan kiri ini juga bagi bangsa Arab agar mengurangi resiko kemungkinan cincin mengalami kerusakan saat dipakai.

  • Cina 

Pada dasarnya kebanyakan masyarakat cina percaya pada simbol-simbol jari yang dikaitkan dengan keberadaan orang-orang terdekat.  Jempol menjadi simbol untuk orang tua, lalu telunjuk yang biasanya melambangkan saudara. Kemudian jari tengah melambangkan penggambaran bagi diri sendiri.  Jari manis biasanya dipergunakan dengan perlambang pasangan, terakhir jari kelingking yang dipercayai sebagai lambang anak-anak yang akan Anda miliki.

Apabila Anda mencoba untuk melipat jari, maka akan didapati bahwa jempol, telunjuk, jari tengah, dan kelingking dapat dipisahkan dengan mudah. Namun, jika dilakukan pada jari manis akan mendapatkan hasil yang berbeda. Saat akan melipat jari manis, Anda akan membutuhkan bantuan jari dari sisi lain untuk menjaga agar jari manis dapat terlipat seperti empat jari lainnya. 

Dikarenakan hal inilah yang kemudian menyebabkan cincin pernikahan biasa dikenakan di jari manis. Sebab adanya anggapan bahwa jari manis sulit untuk dipisahkan. Walau begitu di mana pun Anda memutuskan untuk meletakkan cincin pertunangan atau pernikahan, harapan yang sama akan selalu ada. Dengan dikelilingi cincin kawin yang melingkar seolah tak terputus, maka demikian harapan agar perkawinan dapat berjalan tanpa bisa berhenti di tengah jalan. 

Perlu untuk Anda ketahui, untuk memilih cincin yang tepat bagi kedua pihak, ada baiknya untuk memilihnya secara bersamaan. Tujuannya tentu saja agar cincin yang dipilih sesuai dengan selera Anda dan juga pasangan. Memilih cincin bersama juga berarti kalian berdua telah membuat satu kenangan indah yang akan sulit terlupakan.  Memilih bahan dan desainnya pun bisa didiskusikan bersama. Dengan cara ini, hubungan akan semakin erat di antara satu dengan yang lainnya.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *