sekolah desain
BISNIS

5 Alasan Generasi Milenial Harus Sekolah Desain Daripada Belajar Otodidak

Desain grafis merupakan salah satu bentuk seni komunikasi visual dengan media gambar untuk disampaikan pesannya tersebut ke target pasar. Seorang desainer tentu harus memiliki kemampuan sabar yang luar biasa dan konsisten. Saat ini, sekolah desain sudah ada banyak sekali di Indonesia, namun beberapa orang masih memilih untuk belajar otodidak. 

Namun, tentu saja ada perbedaan untuk hasil karakter desain otodidak dan sekolah jurusan desain. Apa saja perbedaan antara desainer otodidak dan desainer yang sekolah? Berikut ini adalah pembahasannya. 

  1. Metode Pembelajaran Lebih Terstruktur  

Tidak bisa dipungkiri bahwa belajar desain di sekolah memiliki metode pembelajaran yang lebih terstruktur. Metode pembelajaran di sekolah telah disesuaikan sedemikian rupa sesuai dengan kurikulum. Tidak seperti jika Anda belajar otodidak, tidak ada kurikulum yang berlaku kecuali Anda yang membuatnya sendiri. 

Saat belajar otodidak, Anda bebas mau mulai dari mana saja. Namun, karena terbiasa belajar tidak dengan sesuai urutan, maka pada suatu kondisi bisa saja Anda stagnan dan tidak tahu cara mengatasi hal tersebut. 

sekolah desain
sekolah desain
  1. Dipandu Oleh Pengajar Profesional Secara Langsung 

Saat kita masuk sekolah jurusan desain, tentu saja kita akan dipandu oleh pengajar profesional di bidangnya. Pemandu tersebut biasanya juga merupakan praktisi di bidangnya sehingga kita bisa mendapatkan banyak wejangan dari pengajar kita tersebut untuk kebutuhan profesi kita di masa yang akan datang. Kita bisa juga saling bertukar pikiran dengan pengajar kita di kelas ketika kesusahan dalam mempelajari desain. 

Jika kita belajar otodidak, bisa saja kita belajar bersama ahli atau praktisi di dalam bidang desain melalui YouTube dan platform lainnya. Namun, tentu saja kita akan terkendala banyak hal. Misalnya, kita menemui satu masalah yang harus segera diselesaikan, kita bisa saja tidak kunjung menemukan masalah tersebut, padahal itu hanya masalah sederhana. 

  1. Networking Lebih Luas 

Saat belajar otodidak, teman Anda mungkin hanya sedikit, bahkan mungkin hanya Anda sendiri. Hal tersebut membuat networking Anda menjadi tidak bagus. Sekolah desain memberikan Anda fasilitas networking  yang bagus. 

Dengan sekolah di jurusan desain, Anda akan bertemu bayak orang baru yang satu tujuan dengan Anda. Di situlah Anda bisa memanfaatkan keadaan tersebut untuk menjalin networking yang lebih luas lagi antar sesama pelajar serta para pengajar. 

  1. Belajar Kemampuan Selain Bidang Desain 

Di sekolah jurusan desain, Anda  tidak hanya belajar tentang desain saja setiap saat, namun juga belajar hal lain salah satunya adalah pemasaran. Belajar tentang pemasaran tentu sangat penting supaya nantinya kita bisa memasarkan produk yang kita buat untuk dijual kembali dengan keuntungan yang maksimal. Di sekolah juga kita akan belajar tentang bagaimana caranya menarik calon penjual serta calon pembeli. 

  1. Jadwal Terstruktur 

Sekolah di jurusan desain membuat Anda menjadi pribadi yang bisa lebih disiplin lagi dalam belajar karena ada jadwal yang sudah terstruktur dalam setiap minggunya. 

Dengan adanya jadwal tersebut, Anda akan dijauhkan dari sifat mengulur – ulur waktu dalam belajar, karena Anda sadar, waktu yang Anda miliki tersebut adalah terbatas. 

Jika Anda belajar secara otodidak, maka tidak akan ada jadwal yang terstruktur. Hal tersebutlah yang biasanya sering menjadi alasan orang – orang untuk menunda suatu pekerjaan, 

Itulah yang bisa kami jelaskan mengapa generasi milenial lebih baik sekolah desain daripada hanya belajar mandiri di rumah. IDS international Design school merupakan instansi pendidikan yang terpercaya di Jakarta yang siap membimbing Anda untuk menjadi desainer profesional.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *